Langsung ke konten utama

Pelaksanaan Pilkada Di TPS-03 KEMIRI MOJOSONGO BOYOLALI

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tengah menjadi salah satu sorotan publik yang menuai banyak protes dari berbagai pihak.


Bagaimana tidak? pemerintah bersama  Komisi Pemilihan Umum memutuskan untuk tetap menyelenggarakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 nanti setelah beberapa kali mengalami penundaan meskipun pandemi Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan pelandaian.

Masyarakat juga khawatir akan kemungkinan munculnya kluster Pilkada terkait pandemi. Hal ini diperkuat dengan teridentifikasinya sejumlah pejabat pemerintah dan penyelenggara pemilu di Kabupaten Boyolali yang terjangkit virus ini.

Pilkada tetap diselenggarakan di Kabupaten Boyolali

Akan tetapi, kritikan dan desakan dari berbagai elemen bangsa nampaknya tidak berpengaruh. Pemerintah bersikeras untuk tetap menyelenggarakan Pilkada pada Desember nanti dengan dalih menggunakan protokol kesehatan yang akan dipersiapkan secara matang.

Saya sebagai pemilih di TPS 03 yang bertempat di Desa Mulyorejo,Kelurahan Kemiri,Kecamatan Mojosongo,Kabupaten Boyolali,saya sudah mengetahui alur dan prokes pilkada 2020 karena saya sebenarnya adalah calon anggota KPPS tetapi ada suatu hal yang sangat tidak di duga dan akhirnya saya mengundurkan diri. 

Di TPS 03 yang terdiri dari dua desa dan daftar pemilih tetap(DPT) berjumlah 403,maka dari itu waktu pencoblosan dibagi menjadi 2 sesi atau kloter jadi tidak terlalu ramai dan bisa menjalankan protokol dengan baik.

Saya sebagai pemilih bersyukur karena prokesnya sangat ketat mulai dari petugas yang mengenakan APD lengkap dan pemilih pun juga di lindungi mulai dari masuk tps cuci tangan dan di cek suhu badan dan kita di kasih sarung tangan plastik sekalian dihimbau memakai langsung lanjut ke pengecekan undangan kita dari rumah di himbau membawa alat tulis atau bolpoin sendiri demi keamanan diri sendiri maupun orang lain setelah pengecekan kita menukar undangan dengan surat suara sebelum di berikan kepada kita di semprot sengan handsanitizer dan sampai akhir di tanda bukti prncoblosan yaitu tinta ungu..berbeda dengan tahun lalu atau pemilihan sebelumnya yang biasanya kita tempel jari kita di bantalan untuk pemilihaan ini tinta di teteskan.

Uniknya di sini ada dua macam bilik pemungutan suara yang pertama bilik umum yang digunakan untuk pemilih suhu normal dan yang kedua bilik khusus diperuntukan untuk pemilih dengan suhu tidak normal. 


Komentar